
Oleh,Elisabeth Karma
Hidup di Pulau Numfor, mayoritas mata pencaharian anggota Kelompok Fyarkin adalah petani dan nelayan. Kelompok ini menyadari betul bahwa menjaga sumber daya hidup di darat, di pesisir, dan di laut adalah sebuah keniscayaan. Demi keberlangsungan hidup mereka.
Tetua masyarakat yakni bapak Berthus Rumbrawer dan bapak Eferth Rumbrawer termasuk yang mengajarkan prinsip hidup lestari. Salah satu cara yang dipraktikkan oleh Kelompok Fyarkin adalah penanaman pohon-pohon baru untuk regenerasi vegetasi di kampung-kampung sekitar. Untuk menyebut beberapa jenis pohon yang ditanam: kelapa, pinang, mangrove dan lain sebagainya.

Di Kampung Saribi dan Kampung Sub Mander, dalam dua bulan terakhir ini Fyarkin sudah menanam 65 pohon kelapa dan 21 pohon pinang. Kabar terhangat, di 1 Mei lalu Fyarkin melakukan penanaman mangrove dibantu sekelompok anak. Ini hal yang membahagiakan. Melalui kegiatan ini Fyarkin memupuk kesadaran generasi penerus ini mengenai pentingnya mangrove.
Di pesisir, mangrove menjadi rumah ikan dan tempat ikan berkembang biak. Ini sejalan dengan kebutuhan pasok salah satu usaha Fyarkin yakni produksi ikan asin. Tentu saja peran utama mangrove lainnya adalah melindungi pantai dari abrasi dan intrusi air laut, serta berperan dalam mitigasi bencana tsunami.
Kegiatan menanam mangrove di Numfor sesungguhnya sudah dimulai sejak 2008. Waktu itu kegiatan dilakukan dengan ambisius. Luas area pesisir yang ditanam mencapai tujuh hektar. Sayangnya, hanya sedikit saja mangrove yang bertahan tumbuh. Tidak putus harapan, pada 2022 pemerintah Kampung Sub Mander dan Kampung Saribi bersama masyarakat kampung dan Kelompok Fyarkin menanam lagi sekitar 1.000 batang mangrove. Malang tak dapat ditolak, kembali hanya sedikit saja mangrove yang bertahan tumbuh. Selebihnya tidak dapat diselamatkan. Selanjutnya Kelompok Fyarkin mengubah metode penanaman. Diputuskan untuk menanam mangrove di area tanam 50mx50m saja terlebih dahulu. Berproses lebih lambat dengan lebih memperhatikan karakter khas mangrove dan terus merawatnya.
Kelompok Fyarkin berkomitmen untuk menjaga dan meneruskan tradisi penanaman aneka pohon di Numfor, walau menghadapi beragam tantangan, baik tantangan alam maupun sosial.


Kontak kami
Yayasan Pengembangan Pelatihan untuk Perubahan Sosial di Tanah Papua
(YP3SP)
Jalan Karya Tanah Hitam Permai
Abepura Jayapura
Papua
Email: info@papuatransformation.org
